Cara Menentukan Harga Jual Makanan yang Tepat, Pebisnis Wajib Tahu!

Cara menentukan harga jual makanan adalah salah satu aspek krusial yang wajib diperhatikan oleh pebisnis dalam menjalankan bisnis kuliner. Harga yang tepat tidak hanya membantu meningkatkan keuntungan, tetapi juga memastikan bisnis tetap kompetitif di pasar.

Jika harga terlalu rendah, Anda mungkin kesulitan menutupi biaya operasional, sedangkan harga yang terlalu tinggi dapat membuat pelanggan beralih ke pesaing. Oleh karena itu, penting bagi Anda untuk memahami cara menentukan harga jual makanan secara akurat agar bisnis dapat berkembang dengan baik. 

Bagaimana cara mudah menentukan harga jual makanan bagi para pelaku bisnis kuliner? Simak penjelasan selengkapnya berikut ini.

Memahami Dasar dan Faktor yang Memengaruhi Cara Menentukan Harga Jual Makanan

Harga jual makanan ditetapkan untuk menutupi seluruh biaya produksi sekaligus memberikan margin keuntungan bagi bisnis. Penentuan harga yang tepat juga membantu menjaga loyalitas pelanggan dengan tetap mempertahankan daya saing di pasar. 

Selain itu, harga yang strategis dapat meningkatkan volume penjualan dan mempercepat perputaran modal. Berikut beberapa faktor utama yang perlu dipertimbangkan dalam menentukan harga jual makanan.

1. Biaya Produksi

Biaya ini mencakup bahan baku, tenaga kerja, serta biaya operasional lainnya yang berkontribusi dalam proses pembuatan makanan. Semakin tinggi biaya produksi, semakin tinggi pula harga jual yang harus ditetapkan agar bisnis tetap menguntungkan. Oleh karena itu, efisiensi dalam pengelolaan bahan baku dan tenaga kerja sangat penting untuk menjaga kestabilan harga.

2. Target Pasar

Harga jual harus disesuaikan dengan daya beli pelanggan agar tetap menarik dan kompetitif. Segmentasi pelanggan berdasarkan faktor demografi, gaya hidup, dan kebiasaan konsumsi dapat membantu menentukan harga yang paling sesuai. Jika target pasar adalah pelanggan premium, harga bisa lebih tinggi dengan penawaran produk yang memiliki nilai tambah.

3. Persaingan

Memahami harga yang ditawarkan oleh kompetitor memungkinkan Anda untuk menetapkan harga yang lebih kompetitif. Jika harga terlalu tinggi dibandingkan pesaing, pelanggan mungkin beralih ke tempat lain, sementara harga yang terlalu rendah bisa merugikan bisnis. Oleh karena itu, lakukan riset pasar secara rutin untuk memastikan harga yang ditetapkan tetap relevan.

4. Nilai Produk

Makanan yang memiliki kualitas lebih baik atau keunikan tertentu dapat dijual dengan harga yang lebih tinggi. Penggunaan bahan premium, teknik memasak khusus, atau penyajian yang menarik dapat meningkatkan persepsi nilai produk di mata pelanggan. Dengan menonjolkan keunikan ini, Anda bisa membangun loyalitas pelanggan yang lebih kuat.

Baca juga: Sukseskan Bisnis All You Can Eat dengan Sistem POS (Borong)

Langkah-Langkah Menghitung Biaya Produksi Makanan

cara menentukan harga jual makanan
Sumber: Freepik

Menghitung biaya produksi dengan akurat sangat penting untuk menentukan harga jual yang menguntungkan. Biaya produksi meliputi berbagai komponen, mulai dari bahan baku hingga biaya operasional yang harus diperhitungkan secara detail. Berikut adalah langkah-langkah utama dalam menghitung biaya produksi makanan.

1. Biaya Bahan Baku

Biaya bahan baku adalah pengeluaran utama dalam pembuatan makanan, meliputi bahan utama hingga bumbu pelengkap. Untuk menghitungnya, catat harga setiap bahan yang digunakan dan sesuaikan dengan porsi yang dihasilkan. Dengan mengelola bahan baku secara efisien, Anda dapat mengurangi pemborosan dan meningkatkan margin keuntungan.

2. Biaya Tenaga Kerja

Gaji karyawan yang terlibat dalam produksi makanan harus dimasukkan dalam perhitungan biaya. Jika bisnis Anda memiliki sistem shift, hitung biaya tenaga kerja berdasarkan jam operasional yang efektif. Dengan sistem pencatatan yang baik, Anda bisa mengoptimalkan produktivitas tenaga kerja untuk efisiensi biaya.

3. Biaya Operasional

Biaya operasional mencakup listrik, air, gas, sewa tempat, dan kebutuhan lain yang mendukung operasional bisnis. Pengeluaran ini harus dihitung secara detail agar harga jual yang ditetapkan dapat menutup seluruh biaya. Dengan strategi penghematan yang tepat, Anda bisa mengurangi biaya operasional tanpa mengorbankan kualitas produk.

4. Biaya Overhead

Biaya overhead mencakup pengeluaran tak terduga, seperti perbaikan peralatan, pajak, dan biaya promosi. Meskipun tidak selalu terjadi, biaya ini harus diperhitungkan dalam strategi harga untuk menghindari potensi kerugian. Dengan menyisihkan anggaran khusus untuk biaya overhead, bisnis kuliner Anda akan lebih siap menghadapi tantangan operasional.

5. Cara Penggunaan POS untuk Menghitung Seluruh Biaya

Sistem POS dapat membantu mengelola dan mencatat seluruh biaya produksi secara otomatis. Dengan POS, Anda dapat melihat laporan biaya secara real-time tanpa perlu perhitungan manual yang memakan waktu. Teknologi ini memungkinkan Anda menyesuaikan harga jual dengan lebih cepat sesuai perubahan biaya produksi.

Baca juga: Detail Tugas Kasir Restoran, Dapatkan Insight-nya di Sini!

Metode Penetapan Harga Jual Makanan

Ada berbagai metode yang dapat digunakan untuk menentukan harga jual makanan. Setiap metode memiliki keunggulan tersendiri tergantung pada strategi bisnis yang diterapkan. Berikut adalah beberapa cara menentukan harga jual makanan yang umum digunakan dalam industri kuliner.

1. Metode Cost-Plus Pricing

Metode ini menambahkan persentase keuntungan di atas total biaya produksi. Cara ini mudah diterapkan, tetapi tidak selalu memperhitungkan faktor eksternal seperti daya beli pelanggan dan harga pesaing. Oleh karena itu, metode ini lebih cocok digunakan untuk produk dengan biaya produksi yang stabil.

2. Metode Value-Based Pricing

Dalam metode ini, harga ditentukan berdasarkan nilai yang dirasakan oleh pelanggan. Jika produk memiliki nilai tambah, seperti bahan premium atau pengalaman makan yang unik, maka harga dapat lebih tinggi. Pendekatan ini memungkinkan Anda mendapatkan keuntungan lebih besar jika berhasil membangun persepsi nilai yang kuat.

3. Metode Competition-Based Pricing

Harga ditetapkan berdasarkan harga yang ditawarkan oleh pesaing di pasar yang sama. Jika ingin bersaing, Anda bisa menawarkan harga yang lebih rendah atau memberikan nilai tambah untuk membedakan produk. Strategi ini efektif jika pasar sudah kompetitif dan pelanggan memiliki banyak pilihan alternatif.

Baca juga: 6 Poin Penting Aplikasi Kasir Restoran untuk Efisiensi Bisnis

Pentingnya Penggunaan POS dalam Penetapan Harga Jual Makanan

cara menentukan harga jual makanan
Sumber: Freepik

Teknologi Point of Sale (POS) dapat membantu bisnis kuliner dalam mengelola harga jual dengan lebih efisien. POS memungkinkan pencatatan transaksi, analisis biaya, dan pelaporan keuangan yang lebih akurat. Dengan memanfaatkan sistem ini, bisnis dapat mengoptimalkan strategi harga dan meningkatkan profitabilitas.

1. Mencatat Penjualan secara Otomatis

POS mencatat setiap transaksi secara real-time, sehingga Anda dapat memantau penjualan dengan lebih akurat. Data ini sangat penting dalam menganalisis pola pembelian pelanggan dan menyesuaikan harga berdasarkan permintaan pasar. Dengan pencatatan yang sistematis, Anda dapat mengurangi kesalahan dalam perhitungan keuntungan.

2. Mengelola Pengeluaran dengan Lebih Baik

Dengan POS, Anda dapat memantau semua pengeluaran operasional secara langsung. Sistem ini memungkinkan Anda mengontrol biaya bahan baku, tenaga kerja, dan overhead dengan lebih efisien. Dengan laporan keuangan yang transparan, Anda dapat mengambil keputusan bisnis yang lebih tepat.

Optimalkan Pengelolaan Bisnis Kuliner Anda dengan Borong POS!

Cara menentukan harga jual makanan memerlukan perhitungan yang akurat dan strategi yang matang. Dengan mempertimbangkan biaya produksi, target pasar, serta penggunaan teknologi seperti POS, Anda dapat menetapkan harga yang menguntungkan. 

Borong POS adalah solusi yang tepat untuk membantu pengusaha restoran dalam mencatat transaksi, mengelola stok, hingga memantau penjualan secara real-time. Hal ini dapat mempermudah pengusaha restoran dalam menetapkan harga jual makanan secara strategis.

Borong POS juga mempermudah penerapan berbagai strategi penjualan, seperti promo dan diskon, tanpa risiko kesalahan pencatatan. Menggunakan fitur otomatisasi, Borong POS membantu dalam menghitung biaya produksi secara akurat, sehingga harga jual tetap menguntungkan meskipun ada penyesuaian harga selama periode promosi.

Dengan berbagai fitur yang terdapat pada Borong POS, restoran Anda dapat menjaga keseimbangan antara keuntungan dan daya beli pelanggan, sekaligus meningkatkan efisiensi operasional.

Dengan Borong POS, Anda bisa:

  • Mengatur promo secara otomatis: Terapkan diskon dan program loyalitas langsung dari sistem kasir.
  • Mengelola stok bahan baku secara real-time: Memastikan bahan makanan selalu tersedia dan mencukupi.
  • Memudahkan transaksi dengan berbagai metode pembayaran: Menerima pembayaran tunai, kartu, dan dompet digital.
  • Mengintegrasikan layanan pesan antar dan take away: Sinkronisasi dengan layanan delivery untuk pengelolaan pesanan yang lebih efisien.

Jangan biarkan kesalahan harga merugikan bisnis Anda! Gunakan Borong POS untuk mengoptimalkan strategi penjualan usaha kuliner Anda.

Kunjungi Borong POS untuk mengetahui informasi selengkapnya tentang sistem kasir online untuk bisnis kuliner. 

Share:
Facebook
Twitter
Pinterest
LinkedIn

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Posts
Open Whatsapp
Butuh Bantuan?
Halo, kak! 👋
Butuh chat Admin?