Table of Contents
ToggleF&B service adalah layanan yang berkaitan dengan penyajian makanan dan minuman, baik di restoran, hotel, maupun bisnis kuliner lainnya. Industri ini terus berkembang seiring dengan perubahan gaya hidup, preferensi konsumen, serta kemajuan teknologi.
Dalam dunia kuliner yang kompetitif, memahami tren terbaru sangat penting agar bisnis tetap relevan dan mampu bersaing. Tren F&B (Food and Beverages) tidak hanya mencerminkan preferensi pelanggan, tetapi juga mencakup inovasi dalam operasional bisnis, keberlanjutan, serta pengalaman pelanggan.
Artikel ini akan membahas tren terkini dalam F&B service, dampaknya terhadap bisnis kuliner, tantangan dalam mengadopsinya, serta strategi implementasi yang efektif. Dengan memahami tren ini, Anda dapat mengoptimalkan bisnis dan meningkatkan kepuasan pelanggan.
Perkembangan Tren Terbaru dalam Dunia F&B Service
Industri kuliner mengalami transformasi signifikan dengan munculnya berbagai inovasi dan perubahan preferensi konsumen. Konsumen modern tidak hanya mencari makanan lezat, tetapi juga pengalaman unik yang melibatkan desain interior menarik, penyajian kreatif, dan integrasi teknologi dalam layanan restoran.
Melansir dari laman Mintel, industri kuliner global pada tahun 2025 diprediksi akan mengalami perubahan besar yang dipengaruhi oleh teknologi, kesehatan, dan pola konsumsi baru. Salah satu tren utama adalah pergeseran konsep makanan sebagai obat, di mana konsumen lebih fokus pada pemenuhan nutrisi esensial daripada sekadar bahan tambahan fungsional.
Selain itu, aturan makan yang kaku mulai ditinggalkan, dengan semakin banyak orang yang menginginkan kebebasan dalam menikmati makanan tanpa merasa terbebani oleh norma diet tertentu. Fleksibilitas dalam pola makan ini mendorong merek-merek kuliner untuk menghadirkan inovasi yang lebih inklusif dan sesuai dengan preferensi pelanggan.
Tren F&B Service dan Peluangnya di Indonesia
Industri layanan makanan dan minuman (F&B) di Indonesia terus berkembang dengan munculnya berbagai tren baru yang dipengaruhi oleh perubahan gaya hidup dan teknologi. Konsumen kini lebih memilih makanan sehat, layanan yang cepat, serta pengalaman kuliner yang unik, mendorong bisnis F&B untuk berinovasi dengan konsep seperti cloud kitchen, digitalisasi layanan, dan penggunaan bahan pangan berkelanjutan.
Peluang di sektor ini semakin luas, terutama dengan meningkatnya minat terhadap makanan berbasis nabati, minuman kekinian, serta model bisnis berbasis waralaba dan delivery service. Agar tetap kompetitif, pelaku usaha perlu mengadopsi teknologi seperti sistem POS dan pemasaran digital untuk meningkatkan efisiensi operasional dan kepuasan pelanggan.
Berikut beberapa tren yang akan mendominasi F&B service di tahun 2025.
1. Teknologi dan Digitalisasi
Pemanfaatan teknologi semakin berkembang dalam industri F&B, membantu meningkatkan efisiensi operasional dan pengalaman pelanggan.
Pemesanan Online dan Aplikasi Pengiriman Makanan
Layanan pesan antar semakin diminati karena kemudahan dan kenyamanannya. Restoran yang bekerja sama dengan aplikasi pengiriman makanan atau mengembangkan layanan pesan antar mereka sendiri, dapat menjangkau lebih banyak pelanggan. Penggunaan platform digital juga mempermudah transaksi dan meningkatkan kepuasan pelanggan.
Penggunaan QR Code untuk Menu dan Pembayaran
Teknologi QR code memungkinkan pelanggan mengakses menu digital tanpa harus menyentuh menu fisik. Selain itu, pembayaran dengan QR code mempercepat transaksi dan mengurangi antrean kasir. Inovasi ini meningkatkan efisiensi pelayanan dan kenyamanan pelanggan.
Peran Borong POS dalam Mempercepat Transaksi
Sistem POS modern seperti Borong POS mendukung transaksi yang lebih cepat dan efisien. Dengan fitur pembayaran digital, pengelolaan pesanan, dan integrasi dengan layanan pengiriman, restoran dapat meningkatkan operasional mereka.
2. Pengalaman Pelanggan yang Dipersonalisasi

Pelaku bisnis F&B kini berfokus pada personalisasi layanan untuk meningkatkan kepuasan pelanggan.
Menu yang Disesuaikan dengan Preferensi Pelanggan
Restoran mulai menerapkan menu yang lebih fleksibel berdasarkan preferensi pelanggan. Penggunaan data pelanggan memungkinkan restoran menawarkan pilihan makanan yang lebih sesuai dengan selera mereka.
Program Loyalitas dan Reward
Program loyalitas mendorong pelanggan untuk kembali bertransaksi. Penawaran seperti diskon khusus, poin reward, atau promo eksklusif dapat meningkatkan retensi pelanggan dan nilai transaksi rata-rata.
Borong POS untuk Memahami Preferensi Pelanggan
Borong POS menyediakan fitur analisis data yang membantu restoran memahami pola pembelian pelanggan. Dengan informasi ini, restoran dapat menyesuaikan promosi dan menu agar lebih menarik bagi pelanggan setia.
Baca juga: Bisnis Franchise: Contek Strategi Sukses & Kesalahan Umumnya!
3. Fokus pada Keberlanjutan (Sustainability)
Kesadaran akan lingkungan semakin meningkat, mendorong bisnis F&B untuk menerapkan praktik yang lebih ramah lingkungan.
Peningkatan Permintaan Produk dan Praktik Ramah Lingkungan
Pelanggan semakin peduli dengan asal-usul makanan dan dampak dari makanan yang mereka konsumsi terhadap lingkungan. Bisnis F&B mulai mengadopsi praktik berkelanjutan seperti penggunaan bahan organik dan pengurangan plastik sekali pakai.
Upaya Mengurangi Limbah Makanan
Restoran berusaha mengurangi limbah makanan dengan mengoptimalkan pengelolaan stok dan bahan baku. Strategi seperti porsi yang lebih kecil atau program donasi makanan menjadi solusi efektif. Cara ini tidak hanya membantu lingkungan, tetapi juga meningkatkan citra merek sebagai bisnis yang bertanggung jawab secara sosial.
Borong POS untuk Mengurangi Limbah dan Menjaga Rantai Pasokan
Borong POS memungkinkan restoran mengelola stok secara lebih efisien, mencegah pemborosan bahan makanan. Dengan fitur pencatatan stok otomatis, restoran dapat mengontrol penggunaan bahan baku dengan lebih baik.
4. Bahan Alternatif dan Rasa Baru
Pelanggan semakin terbuka terhadap eksplorasi rasa baru dan bahan makanan alternatif.
Minat Konsumen terhadap Rasa Berani dan Ragam Kuliner Global
Permintaan terhadap cita rasa unik dan inovatif terus meningkat. Rempah-rempah eksotis dan kombinasi rasa yang tidak biasa semakin diminati oleh pelanggan untuk pengalaman yang berbeda.
Peralihan ke Pola Makan dari Bahan Nabati
Makanan berbasis nabati semakin populer, terutama dengan berkembangnya tren pola makan sehat. Banyak bisnis F&B mengembangkan alternatif daging dan produk berbasis tanaman. Burger nabati, susu berbasis kacang, dan makanan berbahan dasar jamur kini semakin banyak ditemukan di berbagai restoran.
5. Transparansi dan Kepercayaan
Pelanggan semakin selektif dalam memilih makanan, mengutamakan transparansi dalam sumber dan proses produksi.
Permintaan Informasi tentang Asal dan Proses Pembuatan Makanan
Konsumen ingin mengetahui dari mana bahan makanan berasal dan bagaimana proses produksinya. Label yang jelas dan keterbukaan informasi menjadi nilai tambah bagi bisnis F&B.
Prioritas pada Transparansi dalam Pelabelan dan Pemasaran
Pelanggan lebih tertarik pada restoran yang memberikan informasi jujur tentang menu mereka. Kejujuran dalam pemasaran menciptakan kepercayaan dan loyalitas pelanggan.
Borong POS untuk Meningkatkan Transparansi
Borong POS memungkinkan pencatatan yang lebih akurat tentang bahan baku dan proses operasional. Dengan data yang jelas, restoran dapat memberikan informasi transparan kepada pelanggan.
Baca juga: Ketahui 5 Tren Bisnis Kopi di Indonesia & Peluang Besarnya
Dampak Tren terhadap Bisnis F&B
Mengikuti tren F&B service dapat membawa banyak manfaat bagi bisnis Anda. Perubahan perilaku konsumen dan kemajuan teknologi menciptakan peluang baru dalam meningkatkan pengalaman pelanggan. Bisnis yang mampu beradaptasi dengan tren akan lebih kompetitif dan relevan di pasar.
1. Peningkatan Efisiensi Operasional
Teknologi dan sistem otomatisasi membantu mempercepat layanan dan mengurangi kesalahan manusia. Digitalisasi dalam pemesanan, pembayaran, dan manajemen stok memastikan operasional berjalan lebih lancar. Dengan proses yang lebih efisien, bisnis dapat menghemat waktu dan biaya operasional.
2. Peningkatan Kepuasan dan Loyalitas Pelanggan
Dengan pengalaman yang lebih baik dan personalisasi layanan, pelanggan cenderung lebih setia pada bisnis Anda. Sistem digital memungkinkan restoran mengenali preferensi pelanggan dan menawarkan promosi yang lebih relevan. Kepuasan pelanggan yang tinggi akan meningkatkan retensi dan rekomendasi dari mulut ke mulut.
3. Peluang untuk Inovasi dan Diferensiasi
Mengadopsi tren baru memungkinkan restoran menciptakan nilai unik yang membedakan mereka dari pesaing. Inovasi dalam menu, konsep layanan, dan pengalaman pelanggan dapat menarik lebih banyak konsumen. Bisnis yang terus berinovasi akan lebih mudah bertahan dan berkembang di industri yang kompetitif.
Tantangan dalam Mengadopsi Tren Layanan F&B

Meski menjanjikan, penerapan tren terbaru dalam F&B service juga memiliki tantangan. Bisnis harus siap menghadapi perubahan dalam operasional dan investasi teknologi yang cukup besar. Adaptasi yang kurang tepat bisa menyebabkan gangguan dalam layanan dan peningkatan biaya yang tidak efisien.
1. Investasi Teknologi yang Tinggi
Mengimplementasikan sistem digital memerlukan investasi awal yang cukup besar. Hardware, software, serta integrasi dengan layanan lain harus diperhitungkan dengan matang. Namun, jika dikelola dengan baik, investasi ini dapat meningkatkan produktivitas dan efisiensi dalam jangka panjang.
2. Perubahan dalam Proses Operasional dan Pelatihan Staf
Staf harus diberikan pelatihan yang memadai untuk beradaptasi dengan teknologi dan metode baru. Penerapan sistem digital tanpa edukasi yang tepat dapat menyebabkan kebingungan dan hambatan dalam pelayanan. Oleh karena itu, bisnis harus memastikan proses pelatihan berjalan efektif agar transisi ke teknologi baru lebih lancar.
Tren F&B service terus berkembang, membawa peluang besar bagi bisnis kuliner untuk berinovasi dan meningkatkan layanan mereka. Dari digitalisasi hingga keberlanjutan, memahami tren ini dapat membantu restoran tetap kompetitif dan memenuhi ekspektasi pelanggan.
Baca juga: 6 Poin Penting Aplikasi Kasir Online untuk Efisiensi Bisnis
Optimalkan Layanan F&B Anda dengan Borong POS!
Dalam industri Food & Beverage (F&B), efisiensi operasional adalah kunci keberhasilan. Sistem Point-of-Sale (POS) membantu bisnis F&B dalam mempercepat transaksi, mencatat penjualan dengan akurat, dan mengelola stok bahan baku secara lebih efisien.
Borong POS hadir sebagai solusi modern untuk mengoptimalkan operasional bisnis F&B. Dengan sistem yang terintegrasi, Anda dapat mengatur promo secara otomatis, memastikan stok bahan baku selalu tersedia, serta mempercepat transaksi melalui berbagai metode pembayaran. Selain itu, fitur sinkronisasi layanan pesan antar dan take away memungkinkan pengelolaan pesanan yang lebih praktis dan efisien.
Tingkatkan efisiensi bisnis Anda dengan teknologi yang tepat! Borong POS membantu meningkatkan produktivitas, mengurangi kesalahan operasional, dan memberikan pengalaman pelanggan yang lebih baik.
Kunjungi Borong POS sekarang dan temukan solusi terbaik untuk bisnis F&B Anda!