Table of Contents
ToggleIndustri ritel adalah salah satu sektor industri yang memiliki cakupan luas, dan melibatkan banyak pihak. Penjualan produk berupa barang dan jasa yang dilakukan secara eceran menyasar pelanggan akhir, yang melakukan pembelian untuk konsumsi pribadi.
Pengertiannya secara jelas mengacu pada sektor ekonomi yang mencakup seluruh perusahaan yang menjual barang atau jasa secara eceran pada pelanggan, baik dalam bentuk fisik atau dalam bentuk online.
Di era digital ini, perubahan yang terjadi pada industri ritel adalah salah satu yang paling signifikan. Pasalnya, peralihan dari pasar fisik ke pasar online praktis mengubah banyak hal, mulai dari strategi pemasaran, penjualan, hingga pada pengelolaan operasional.
Di tahun 2025, peluang dan tantangan kembali muncul untuk industri ini. Oleh karena itu, penting bagi pebisnis seperti Anda untuk memperoleh insight berguna mengenai dinamika yang terjadi, sehingga dapat memanfaatkan celah potensial untuk keuntungan jangka panjang.
Baca juga: 7 Strategi Tingkatkan Vendor Management yang Efektif untuk Bisnis
Definisi Industri Ritel adalah

Industri ritel di Indonesia muncul pada era tahun ‘60-an, ketika gerai ritel pertama muncul di Jakarta dengan nama Sarinah. Kemudian, diikuti oleh kemunculan perusahaan lain seperti Matahari, Hero, dan Ramayana di tahun-tahun berikutnya.
Bisnis atau industri ritel adalah suatu kegiatan yang terdiri dari serangkaian aktivitas bisnis yang terlibat dalam proses penjualan barang dan jasa pada pelanggan untuk keperluan pribadi baik dalam konteks keluarga atau rumah tangga.
Pelanggan yang melakukan pembelian adalah konsumen akhir yang menggunakan produk tersebut, tanpa adanya tujuan untuk menjual kembali demi keuntungan yang mungkin didapatkan. Lingkungan bisnis ini kemudian meliputi produsen dan saluran distribusi yang dimilikinya untuk menjangkau pasar tempat produk dijual.
Bisnis ritel berperan sebagai ‘distributor’ karena menjadi perantara produsen dan pasar untuk menyalurkan berbagai macam produk dari beragam pemasok. Dengan adanya gerai ritel, pelanggan dapat mencari banyak produk berbeda pada satu lokasi yang sama.
9 Tren Industri Ritel Tahun 2025

Setelah memahami apa itu industri ritel, mencermati tren yang muncul di tahun 2025 menjadi hal berikutnya yang penting. Dinamika yang muncul pada sektor bisnis ini terjadi karena berbagai faktor, mulai dari perkembangan teknologi, pergeseran perilaku pasar, faktor sosial dan budaya, hingga faktor ekonomi makro yang turut membawa pengaruh pada aktivitas bisnis ritel.
Setidaknya, terdapat 9 tren industri ritel di tahun 2025 yang patut dicermati. Penjelasannya adalah sebagai berikut.
1. Hybrid Shopping
Merupakan kombinasi dari proses belanja online dan offline untuk membuat pelanggan merasa nyaman dalam mendapatkan kebutuhannya. Pelanggan dapat dengan mudah melakukan transaksi melalui aplikasi atau media digital, sementara gerai fisik tetap beroperasi sebagai pusat operasional dari industri ritel yang dimiliki. Konsep ini memadukan ritel konvensional dengan e-commerce dan dirancang untuk menawarkan pengalaman menyeluruh pada pelanggan.
2. Frictionless Delivery
Tren ini muncul atas tuntutan pengiriman yang cepat, gratis, dan fleksibel dari pelanggan. Pelanggan berupaya mendapatkan apa yang mereka butuhkan dengan cara yang paling efisien, sehingga muncul frictionless delivery dalam industri ritel. Optimasinya memerlukan upaya yang cukup kompleks, karena memperhitungkan banyak aspek seperti kurir, ketersediaan stok, jalur komunikasi yang lancar, serta proses transaksi yang akurat dan cepat.
3. AI dan Personalisasi
Keberadaan AI praktis membawa dampak signifikan bagi bisnis dan industri ritel. Teknologi ini memungkinkan bisnis untuk memberikan rekomendasi produk yang lebih baik, dan pengalaman belanja yang telah dipersonalisasi sehingga nyaman bagi pelanggan. Data pembelian dan pencarian sebelumnya akan ‘dibaca’ oleh sistem, untuk membuat rekomendasi dan pengalaman yang unik.
4. Retail Media
Retail media mengacu pada aktivitas iklan yang ditampilkan di area online atau di gerai fisik dari retailer. Iklan yang disajikan bertujuan agar pelanggan dapat membeli produk tertentu saat berada di gerai fisik atau toko online yang dimiliki oleh peritel. Selain itu praktik ini juga dapat terlihat dari program loyalitas, yang terus menerus memberikan paparan pada pelanggan untuk kembali berbelanja di toko Anda.
5. Inspiration-Led Purchase Journeys
Salah satu tren yang muncul di industri ritel adalah inspiration-led purchase journey. Konsep ini dilakukan dengan upaya menarik perhatian pelanggan dengan membuat campaign atau konten yang dapat menginspirasi pelanggan untuk melakukan pembelian. Konten yang diproduksi tidak berfokus pada produk saja, melainkan juga pengalaman dan hal yang menyentuh pelanggan sehingga memantik keinginan pembelian.
6. Social Commerce
Pada dasarnya tren ini muncul dengan memanfaatkan media sosial sebagai metode untuk mencapai pelanggan. Produk dipromosikan melalui konten yang menarik atau proses live streaming oleh seller, untuk mendapatkan perhatian dan memancing keputusan pembelian. Pelanggan diarahkan ke laman toko online untuk dapat menyelesaikan transaksi yang diinginkan.
7. In-Store Efficiency
Perubahan juga terjadi secara signifikan pada gerai fisik yang dimiliki. Kini gerai ritel lebih memperhatikan suasana yang tercipta, keramahan dari staf yang melayani pelanggan, aroma khas yang diberikan, tata ruang, tone warna dan tampilan keseluruhan, hingga musik yang diputar untuk menemani aktivitas belanja. Pengalaman yang dirasakan pelanggan ini akan memberikan kesan tersendiri di pikiran pelanggan.
8. Sustainable Shopping
Tren ini bermula dari kesadaran publik yang semakin tinggi pada konsep hidup berkelanjutan. Preferensi yang dimiliki turut berubah, dan lebih menyukai produk atau bisnis yang menerapkan sustainable shopping pada produk, kemasan, dan operasionalnya. Meski diperlukan penyesuaian dari sisi biaya operasional dan harga produk, namun hal ini dapat membuka kesempatan dan potensi pelanggan yang loyal.
9. Second-Hand Luxury dan Dupes
Perkembangan tren lain yang juga harus dicermati adalah second-hand luxury dan dupes. Tren ini membuka pasar pada peminat barang mewah bekas yang dijual kembali untuk digunakan atau dikoleksi. Namun pada sektor dupes, barang yang ditawarkan memiliki kemiripan atau replika dari barang mewah lain dengan tujuan menarik perhatian pasar yang mencari alternatif lebih terjangkau.
Baca juga: Strategi Bisnis untuk Memenangkan Persaingan, Cermati di Sini!
Peluang Bisnis di Industri Ritel 2025

Dari berbagai jenis inovasi yang muncul di industri ritel, berbagai peluang terbuka untuk dimanfaatkan demi mencapai keuntungan yang lebih besar. Kemajuan teknologi, perubahan perilaku pelanggan, serta munculnya generasi baru pada segmen pasar kekinian, membuka kesempatan baru di sektor industri ini.
1. Optimasi Teknologi Digital
Keberadaan dan perkembangan teknologi digital di era sekarang demikian pesat, dan membuka banyak peluang untuk optimasi di berbagai sektor. Mulai dari pemasaran, operasional, pelayanan pelanggan, pembayaran, pengembangan produk, dan lain sebagainya.
Dengan penggunaan teknologi yang tepat bisnis dapat bergerak lebih efisien, dan menghasilkan keuntungan yang lebih besar.
2. Perilaku Pelanggan Lebih Fleksibel
Perilaku pelanggan yang dinamis menjadi tantangan sekaligus peluang yang harus disikapi dengan baik. Jika bisnis dapat melakukan adaptasi yang diperlukan, pelanggan akan menjadi loyal dan terus bertambah karena merasa puas dengan perubahan dan layanan yang diterima.
Analisis mendalam pada pasar dan tren yang berkembang harus dilakukan, sehingga didapatkan data kredibel untuk menjadi dasar pengambilan keputusan perubahan yang diperlukan.
3. Pengalaman yang Langsung Terasa
Bisnis ritel di era kekinian tidak hanya harus menghadirkan produk lengkap dengan harga bersaing, tapi juga kenyamanan yang dapat dirasakan langsung oleh pelanggan. Membuat suasana yang nyaman, pelayanan pelanggan yang ramah dan solutif, serta menjamin pengalaman yang didapatkan pelanggan sempurna, jadi peluang berikutnya yang dapat dimaksimalkan.
Pelanggan yang puas dengan kunjungan dan transaksi yang dilakukan tidak perlu diminta untuk kembali. Dengan sendirinya mereka akan terus berbelanja di bisnis Anda dan menjadi pelanggan loyal.
Secara mendasar, pentingnya adaptasi dan inovasi pada industri ritel adalah kunci dari kemampuan sektor ini memanfaatkan peluang yang ada. Hindari sikap kaku, dan ambil keputusan yang lebih fleksibel tanpa harus mengesampingkan value utama dari perusahaan ritel yang Anda kelola.
Pemanfaatan teknologi yang tepat dapat dilakukan untuk meningkatkan efisiensi operasional hingga pengalaman pelanggan, sehingga tingkat kepuasan terus dapat dijaga.
Teknologi yang Tepat dari Borong Direct untuk Mendukung Bisnis Ritel

Borong Direct hadir sebagai platform B2B untuk menunjang berbagai kebutuhan operasional ritel. Fitur yang ditawarkan benar-benar solutif, karena dapat membantu optimasi pengiriman yang dilakukan, hingga menawarkan variasi produk dalam katalog menarik yang nyaman digunakan.
Di sisi lain, Anda dapat memanfaatkan fitur yang tersedia untuk membantu memenuhi kebutuhan persediaan barang dengan harga grosir, sehingga menjamin tidak ada produk yang habis dan mengalami keterlambatan restock.
Untuk bisnis ritel, Borong Direct akan memberikan setidaknya 5 keuntungan mendasar.
- Kemudahan mengatasi understock dan overstock dengan cepat dan akurat.
- Memiliki informasi daftar produk & harga ter-update.
- Mengontrol semua kegiatan operasional dari mana pun.
- Memantau seluruh operasi bisnis mulai dari pengiriman, pembayaran, dan laporan dalam satu aplikasi.
- Dapat mengatur promosi dan katalog produk sesuai lokasi gudang dan cabang dengan cepat.
Baca juga: 10 Tren Bisnis Retail yang Akan Mendominasi Tahun 2025
Industri ritel adalah salah satu jenis industri yang memperoleh banyak kesempatan dan peluang di era yang serba canggih seperti sekarang. Dengan mencermati peluang yang muncul dan memanfaatkannya dengan maksimal, pemilik bisnis mampu menjadikan bisnisnya menjadi lebih menguntungkan.
Adaptasi dan inovasi dapat diwujudkan dalam langkah nyata penggunaan Borong Direct dalam sistem bisnis Anda. Optimasi dapat dilakukan dalam waktu singkat, sehingga operasional bisnis ritel dapat meningkat dan mendatangkan keuntungan lebih besar.
Hubungi kami sekarang, dan dapatkan insight lebih jauh tentang Borong Direct untuk pengembangan bisnis ritel yang Anda miliki!